Jumat, 11 Desember 2009

Requirements for RN to BSN Nursing Programs

Nurses are highly trained professionals—thank goodness. If you’ve ever been on the receiving end of a needle, you probably share my sense of gratitude. But even registered nurses can go above and beyond to obtain additional education. One such form of training is the BSN.

What is the RN to BSN degree?

Study Spanish and visit central America during Christmas

Study Spanish and visit central America during Christmas

Studying Spanish in Central America can be a great idea an investment, specially if you decide to come to Panama city; The most advance country in Central America but still keeps its best secrets which are beautiful people, our incredible Panama Canal, and the modern city that attracts hundreds of people from all over the world during this time of the year.

Online College For All Stages of Life

In the 1960 film High Times, late entertainer Bing Crosby portrayed the role of 51-year-old Harvey Howard, who decides to enroll in college for the first time in order to earn his bachelors degree. That would have been unusual for someone at that age and at that time, but today, people are attending college into their 70s and 80s.

Senin, 23 November 2009

What “Cleaning Companies” need to know about MSDSs “Material Safety Data Sheets”?

In order for a “Cleaning Company” to do its job, chemical products must always be involved.

However, no matter how many or how few chemicals you use, it is important that you have the MSDS for each cleaning product. One should note that an MSDS is not only important to have on hand for safety reasons but it is also a WHMIS “Workplace Hazardous Material Information System” requirement. These sheets must be available to employees; in fact, an employee can refuse to work with a product if not shown the product’s MSDS.

Senin, 02 November 2009

. Obat Mujarab Untuk Yang Patah Hati

.

Obat Mujarab Untuk Yang Patah Hati

oleh : रिका

Pengarang : रिका
Putus cinta memang jadi satu
resiko yang selalu ada bagi tiap orang yang berani bermain cinta. Namun putus
cinta
bukan menjadi alasan bagi Anda untuk terus terpuruk dalam kesedihan. Agar
Anda terus "survive", berikut ada beberapa tips untuk mengobati sakit
hati Anda.
1. Yakinkan diri Anda bahwa si
mantan bukan orang satu-satunya orang yang bisa membahagiakan Anda. Masih
banyak orang lain yang lebih cocok tanpa harus menyakiti Anda seperti dia.
2. Beri ''napas'' untuk diri sendiri.
Hari ini berikan dispensasi untuk menangis jika ingin menangis, mengunci diri
di kamar tanpa menyisir rambut, melakukan hal yang ingin Anda lakukan. Tapi
ingat, batasi maksimal 24 jam saja.
3. Melupakan diet untuk sementara
dapat dimaafkan. Memakan coklat lezat favorit Anda, dapat menjadi semacam
vaksin. Setiap gigitan coklat Anda memberikan phenylethylamine, semacam zat
kimia yang keluar saat Anda jatuh cinta.
4. Ucapkan mantera sakti Anda
setiap pagi setelah bangun tidur. Kalimat seperti, "Saya tak butuh pria
macam dia" atau "He''s not worth for me to love", ini adalah
terapi diri yang manjur.
5. Get the new fresher look!
Pergilah ke salon, mengganti model atau warna rambut dan membuat penampilan
Anda lebih segar. Tak akan ada yang menyangka Anda sebagai si gadis patah hati.
6. Singkirkan semua barang yang
berkaitan dengannya. Mulai dari foto, surat
cinta, shaver dia yang ketinggalan, sampai dengan teddy bear bertulisan I Love
U pemberiannya.
7. Hang-out dengan teman-teman
Anda. Sudah lama tidak ber-ladies-nite-out? Kini Anda bebas kembali tanpa ada
kewajiban lapor atau dilarang pergi.
8. Some exercise will help.
Menurut physical trainer Amerika, Kathy Kaehler, gerakan senam dapat merangsang
hormone yang bisa membuat Anda merasa nyaman. Selaraskan gerakan senam dengan
lagu-lagu yang membangkitkan semangat seperti "Independent woman"
yang dinyanyikan oleh Destiny''s Child atau "I will survive"-nya
Gloria Gaynor.
9. Kenakan baju bernuansa hijau.
Menurut teori terapi warna, hijau selalu
diasosiasikan dengan hati, dengan memakai pakaian hijau perasaan Anda
akan mendapat energi yang diperlukan.
10. Sounds cliché, but it works!
Tanamkan di kepala Anda, soulmate Anda yang sesungguhnya dan lebih baik dari
dia telah menanti di luar sana.

Senin, 26 Oktober 2009

zero

Sunday, 15 February 2009 11:02

A shepherd-boy, who watched a flock of sheep near a village, brought out the villagers three or four times by crying out, "Wolf! Wolf!" and when his neighbors came to help him, laughed at them for their pains.


The Wolf, however, did truly come at last. The Shepherd-boy, now really alarmed, shouted in an agony of terror: "Pray, do come and help me; the Wolf is killing the sheep"; but no one paid any heed to his cries, nor rendered any assistance. The Wolf, having no cause of fear, at his leisure lacerated or destroyed the whole flock.

Perang, Israel,

Perang, Israel, dan Palestina (Hamas)

2 01 2009

Seperti yang sudah aku prediksikan, khutbah Jumat hari ini (02/01) pasti dipenuhi dengan topik seputar Israel – Palestina. Sebuah topik yang sebenarnya tidak ingin aku dengar pada sebuah ibadah seperti sholat Jumat. Menutup tahun 2008 dan membuka lembaran baru di 2009 diwarnai tragedi perang berkelanjutan di Jalur Gaza. Israel telah melancarkan pemboman besar-besaran terhadap sasaran HAMAS di Jalur Gaza, sebagai pembalasan atas serangan roket terus-menerus dari daerah kantong kecil itu. Serangan itu telah menewaskan 400 orang lebih dan melukai lebih dari 2000 orang, yang menurut media sebagian besar korbannya adalah rakyat sipil.


Tujuan dari pemboman besar-besaran Israel di Jalur Gaza adalah untuk menggulingkan penguasanya, HAMAS, demikian kata Wakil PM Israel Haim Ramon, dalam komentar yang disiarkan televisi (Senin, 29/12). Haim Ramon telah lama mendesak dilancarkannya serangan besar guna mengakhiri kekuasaan kelompok Islam itu di Jalur Gaza, “Tujuan operasi ini adalah untuk menggulingkahn HAMAS. Kami akan menghentikan serangan dengan segera jika seseorang mengambil tangung-jawab pemerintah itu, siapa saja kecuali HAMAS. Apa yang militer akan lakukan pada saat ini adalah mencegah HAMAS menguasai wilayah itu.”

Perang yang saat ini dikobarkan Israel adalah perjuangan dan pergerakan Zionisme mereka, yaitu gerakan bangsa Yahudi kembali ke Zion, sebuah bukit tempat Kota Yerusalem berdiri. Perebutan tempat itu intensif muncul pada abad ke 19, dengan target berdirinya negara Yahudi di tanah yang saat itu dikuasai Ottoman, Khalifah Ustmaniah di Turki.

Setengah abad kemudian, berdirilah negara Israel, tepatnya pada 15 Mei 1948. Negara yang kontra dengan Israel dilawan dengan agresi militer. PBB mengeluarkan Resolusi 3379 pada 10 Desember 1975 yang menyatakan Zionisme melakukan diskriminasi rasial. Namun pada 16 Desember 1991 resolusi tersebut dicabut.


Perbandingan kekuatan militer Hamas dan Israel. (sumber: tempointeraktif.com)

Hamas, yang menguasai Jalur Gaza, mendapat dukungan kuat Iran yang tidak mengakui Israel sebagai salah satu negara masyarakat internasional.

Tujuh ribu mahasiswa dari kota Isfahan di bagian tengah Iran, Senin (29/12), mendaftarkan diri untuk memerangi Israel. “Pada hari pertama pendaftaran untuk memerangi rejim Zionis dan membantu rakyat Palestina, 7.000 mahasiswa dari berbagai universitas di Isfahan telah menyampaikan kesediaan,” kata Mohammad Zarifi, anggota Perhimpunan Mahasiswa Islam Iran.

Pendaftaran itu dilakukan sehari setelah pemimpin spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei mengeluarkan fatwa yang menyatakan siapa saja yang meninggal dalam perang melawan Israel dan membela Jalur Gaza akan menjadi syahid.

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mendesak agar seluruh negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam untuk mengirimkan tentaranya ke Palestina guna melawan serdadu Israel yang menyerang dan membunuh ratusan warga sipil di Jalur Gaza, Palestina.Front Pembela Islam (FPI) juga telah membuka pendaftaran untuk berangkat perang ke Palestina, dengan tiket one-way.

Selain mengirim tentaranya, HTI juga mendesak kepada berbagai negara Muslim untuk bersatu dan menegakkan sendi-sendi kekhalifahan yang dapat menaungi seluruh umat muslim di dunia.

Sudah bisa ditebak, demo anti Israel -yang juga membawa nama Amerika dan sekutunya- merebak di mana-mana, tidak hanya di negara yang mayoritas muslim, tetapi juga di Amerika dan Uni Eropa. Di Indonesia, isu yang diangkat adalah seputar Islam, kapitalisme, dan penegakan Khilafah.

Sejarah manusia memang selalu diwarnai aksi saling bunuh antar sesama, perang, dan kehancuran, dengan cara dan alasan apapun untuk membenarkannya, termasuk agama.

Aku pribadi tidak yakin semua orang Palestina tidak ingin hidup damai tanpa ada saling serang dengan Israel. Demikian pula orang Israel, tidak selamanya mau hidup di bawah bayang-bayang sasaran roket dan bom bunuh diri pejuang Hamas. Tetapi, karena isu agama pada perang ini sudah terlanjur merekat kuat, entah sampai kapan militer Israel menggempur daerah yang mereka anggap sebagai basis Hamas, sementara pejuang Hamas dengan roket dan intifada-nya terus menghantui Israel.

Bahkan, mungkin, apabila di dunia ini tidak ada agama, atau di alam sesudah kematian nanti tidak ada akhirat (surga dan neraka), kita (manusia) masih tetap akan saling bunuh antar sesama, demi sebuah kekuasaan yang tidak pernah ada batasnya.